Jumat, 02 September 2016

lanjutan cerbung

Nah ,bagaimana kisah selanjutnya?yuk,diisimak ceritanya.Mahasiswi itu  bernama I-Melieon,berasal dari Singapura.Nama sebenarnya adalah Rasyidina Al Mahmudah Mufida.I-Melieon sangat kenal dengan Prof  Gef,ketika itu ia berusia 16 tahun,di Kedah.Ya,mereka merencanakan sebuah misteri dibalik universitas yang sekarang menjadi tempat menimba ilmu.Masalah yang dibahas adalah siapa yang membuat  kerusakan moral pada mahasiswa,Mahasiswa dulu dikenal sangat akrab dengan kesopanan,kedisiplinan,tanggung jawab,dan taat aturan.Namun 5 tahun kemudian,nilai kepribadian mereka telah rusak dan bahkan lebih bersifat individualis.Tapi,pelaku tersebut belum ditemukan.Apalagi ciri-ciri pelaku tersebut.


             Keesokan paginya prof Gef memberikan materi dan bimbingan bagi semester atas.Namun,pada saat itu tak terlihatkejanggalan apapun.Prof Gef memberikan materi pengantar tentang Teknologi Informasi dan Komu nikasi.banyak dari mahasiswa bertanya tentang materi pertama,Nanun saat I-Melieon bertanya,keributan di dalam kelas mulai terdengar.Hal ini membuat Prof  Gef  merasa heran,berasal darimanakah sumbersuara tersebut?apakah bersal dari jurusan yang  lain?kurasa ini bukan dari semester 1.Lantas apa motif mereka dalam melakukan hal ini?sementara Prof  Gef meminta seluruh mahasiswa diharap tenang.Prof Gef meminta I-Melieon untuk memberitahu kepada teman-temanya untuk memahami  dan mempelajari materi yang sudah dipelajari, dan diskusikan bersama kelompoknya masing-masing.Setelah itu dipresentasikan.Suara itu terdengar kian keras dan bahkan mengganggu kosentrasi belajar.Ada apa ini?


             Selidik demi selidik,Prof Gef meminta pembelajaran diberhentikan sementara.


                    "Prof Gef,lapor kondisi sedang memburuk.Harap pembelajaran diberhentikan sementara."laporan dekan fakultas.

             Dengan kebingungan Prof Gef berlari dengan tergesa-gesa,bahkan hampir saja menabrak I-Melieon yang sedang berdiri di depan pintu.

 
                   "Aduh....sakit sekali badan ini..."sambil memegang tangannya.

                    "Maaf,I-Melion.Saya sedang terburu-buru."sembari menolong I- Melieon yang terjatuh.
                 
                   "Memang ada keperluan apa,Prof Gef?"tanya I-Melieon dengan serius.

                   "I-Melieon ,kamu bawa berkas ini ke meja saya.Dan jangan kamu sebarkan tentang siapa sebenarnya saya.Dan kamu harus tahu,jangan sampai misi rahasia ini terbongkar oleh biang kerok.Dan demi mengembalikan situasi yang dulu terkesan sangat baik.Kamu mengerti?"Perintah Prof Gef dengan tegas.


                  "Siap Prof Gef.Semua ini demi kebaikan."imbuh I-Melieon

                  "OK." jawab Prof Gef dengan simpulan senyumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar