Minggu, 10 November 2019

Benih Syair Kekasih

Malam sunyi menjadi gembira
Tanda itu saksi bahagianya kekasih
Berjalan sembari bersenandung
Kekasih yang tak tahu rupanya, hanya nama dan benih cinta yang tertanam
Untaian yang dituturkan menjadi pelita hidup rumah yang kegelapan
Duhai kasih, kalau malam tu bintang mendekat cahaya mu? Bagaimana dengan ku yang hanya merasakan rindu?
Rindu......
Hatiku berbicara , ingin melepas dahaganya jiwaku

Kini kau menangis, hanya ulah insan sekarang
Tak kenal bahkan melupakan mu secara tak langsung
Keinginanmu ingin bertamu, melainkan hengkang dari kedatanganmu
Kasih, hatiku benar -benar rindu .
Ingin menjamu saat engkau hadir
Tapi ,aku tak punya banyak materi
Tatapan rembulan itu sangatlah teduh
Jalan tandus menjadi subur dengan perangai mu

Terbesit kata
Hanya salam untukmu
Jiwaku yang mengerti itu
Meskipun tak tersurat
Semoga engkau berkenan dan hadir dalam untaian salam itu.
Tak akan kering , bila aura yang terteduh menyiraminya.
Ahlam Wa Sahlan Wa Marhaban kekasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar